Trending

SAID BIN ZAID DAN SEORANG WANITA YANG MENUDUHNYA


         SAID BIN ZAID DAN SEORANG WANITA YANG MENUDUHNYA           

    Hisyam bin `Urwah meriwayatkan dari ayahnya bahwasannya Arwah binti Uwais merampas  tanahnya. Kemudian ia mengadukannya kepada Marwan bin al-Hakam.

           Said membantah , “Mana mungkin aku mengambil sedikit dari tanahnya, padahal mendengar Rasulullah bersabda berkenan dengan perkara ini.”

           Marwan bertanya, “apa yang telah kamu dengar dari Rasullullah?”


           Said menjawab, “Aku mendengar Rasullullah
bersabda, ‘Barangsiapa mengambil sejengkal tanah secara zhalim (merampas) maka ia akan di kalungi tujuh lapis bumi.’ Marwa berkata , “Aku tidak akan meminta bukti lain selain hal tersebut kepadamu!”

           Kemudian Said memanjatkan sebuah doa, “Ya Allah, sekiranya Wanita ini berdusta maka butakanlah matanya dan matikanlah ia di atas tanahnya.”

           Maka selama sisa hidupnya wanita itu dalam keadaan buta dan tatkala berjalan-jalan di sekitar tanahnya ia terperosok ke dalam sebuah lubang yag menyebabkan kematiannya.”

 

FAEDAH YANG DAPAT DIAMBIL DARI KISAH DI ATAS ADALAH:

Penuduh wajib mendatangkan bukti dan larangan menuduh tanpa dasar sebagaimana Nabi bersabda di kitab arbain.

 

Orang yang zhalim maka ia akan mendapatkan balasanya dan Allah tidak menyukai orang orang yang berbuat zhalim.

 

Salah satu do'a mustajab, adalah do'a seseorang yang terzhalimi, dimana doa tersebut tidak ada penghalangnya antara dirinya dengan Allah .

 

“Sesungguhnya pendengaran,penglihatan dan isi hati seseorang itu semua akan di minta pertanggung jawaban okleh Allah (Q.s. al-isra).

 

Berbohong adalah awal mula tanda kehancurannya seseorang.


Muhammad Fathir Al-Ghifaiy 

(Santri Ponpes Imam Syafi'i Batuah Kal-Tim)       

https://www.instagram.com/ponpesimamsyafii_batuah/         

https://www.facebook.com/Batuahkampungsantri/                     

https://www.youtube.com/channel/UCVLpn1bPaxqPYZW0664OztQ

إرسال تعليق

bismillah